Bantuan Pangan Beras Kembali Disalurkan Pemkot Batu, Jumlah Penerima Desa Pandanrejo Mengalami Penurunan

  • Whatsapp
Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko saat menyerahkan bantuan pangan beras secara simbolis.
banner 468x60

Kota Batu, inspirator.co.id – Bantuan pangan beras kepada masyarakat rawan pangan kembali dibagikan oleh Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu. Dikegiatan ini, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyerahkan bantuan secara simbolis beras kemasan 10 kilogram kepada masyarakat prasejahtera di Balai Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kamis (29/4/2021).

“Saya merasa bersyukur, pasalnya setiap tahun penerima bantuan terus berkurang. Maksudnya dulu 2500 sekarang 1900 penerima, itu menunjukkan adanya peningkatan kehidupan di Kota Batu, artinya lebih sejahtera,” terang wali kota yang akrab disapa Bude.

Muat Lebih

Dikesempatan ini Bude juga mengungkapkan, bahwa Pemkot Batu juga membagikan santunan kepada 4000 anak yatim piatu melalui agenda Safari Ramadhan, selain bantuan pangan yang mulai dibagikan. Selain itu, lanjut Bude, ada program Dinsos dengan memberikan bantuan melalui by name by dress yang diantarkan secara langsung.

“Penerima bantuan ini adalah masyarakat yang belum masuk penerima bantuan sosial lainnya. Sebelumnya, penerima telah melalui proses verifikasi dan validasi dari Dinas Sosial Kota Batu, serta DPKP Kota Batu,” tandasnya.

Kepala DPKP Kota Batu, Kepala Desa Pandanrejo, dan Wali Kota Batu saat penyerahan bantuan secara simbolis.

Sementara itu, Kepala DPKP Kota Batu, Sugeng Pramono, menjelaskan, pemberian bantuan pangan beras ini bertujuan untuk membantu masyarakat miskin agar tidak mengalami rawan pangan. Terutama akibat terdampak pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sejak tahun lalu.

“Untuk tahun anggaran 2021, jumlah penerima bantuan ini sebanyak 1.977 KK dari 24 Desa/Kelurahan di Kota Batu, dan masing-masing warga menerima 10 kilogram beras perbulan,” jelas Sugeng Pramono.

Ia juga memaparkan data penerima diperoleh dari Dinsos Kota Batu, setelah itu dilakukan verifikasi. Nantinya, masyarakat yang pernah mendapat bantuan dampak Covid-19 dari pusat atau daerah tidak akan mendapatkan. Begitu pula bagi penerima BNPT.

“Supaya penyaluran tidak tumpang tindih atau dobel. Intinya yang belum menerima bantuan sama sekali. Setelah itu data akan disampaikan ke kepala desa atau lurah setempat untuk verifikasi, dan ditandatangani oleh mereka.  Bantuan beras akan disalurkan setiap bulan dan nanti mulai bulan depan mereka akan menerima bantuan beras tersebut,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Desa Pandanrejo, Abdul Manan mengaku sangat berterima kasih dengan bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Ia menyebutkan, untuk penerima di desa Pandanrejo merupakan masyarakat prasejahtera golongan kaum janda dhuafa. Dirinya juga membenarkan adanya penurunan jumlah penerima.

“Tahun lalu ada 138 KK yang menerima bantuan. Alhamdulillah sekarang jumlahnya turun menjadi 99 KK. Semoga kedepan banyak masyarakat Desa Pandanrejo yang lebih sejahtera. Saya berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban dikala pandemic, serta menjelang Hari Raya Idul Fitri ini,” tutupnya. (is)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *