Dilirik Jadi Alternatif Pengganti Stadion Brantas, Tim Kemenpora Tinjau Lapangan Sepak Bola Gelora Arjuno Bumiaji

  • Whatsapp
Perwakilan Kemenpora saat melakukan survei di Gelora Arjuno Bumiaji Kota Batu, Jumat (17/9/2021).

Kota Batu, inspirator.co.id – Tim kerja dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan tinjauan di lapangan sepak bola kebanggaan warga Desa Bumiaji yakni, Gelora Arjuno Bumiaji. Kedatangan mereka kali ini, berkaitan dengan rencana relokasi Pedagang Pasar Besar Kota Batu di lokasi Stadion Brantas.

Kepala Bagian Hukum Kemenpora, Yuni Kusmiati, mengungkapkan bahwa, kunjungannya kali ini untuk meninjau sejumlah tempat alternatif pengganti aktivitas olahraga jika nanti digunakan untuk tempat relokasi pasar. Salah satu tempat yang ditinjau yaitu Gelora Arjuno Bumiaji.

Muat Lebih

“Ini adalah bagian dari kewajiban Pemda jika memfungsikan gelanggang olahraga menjadi tempat relokasi sementara. hal ini juga sesuai dengan UU No 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional pasal 67 ayat 7 tentang pengalihan fungsi lahan sarana prasarana olahraga milik pemerintah daerah,” terang Yuni,  Jumat (17/9/2021).

Kepala Bagian Hukum Kemenpora, Yuni Kusmiati saat dilokasi.

Ia menegaskan, alih fungsi stadion utama yang dijadikan tempat relokasi pasar harus ada tempat pengganti untuk aktifitas olaraga. Seiring hal itu, pihaknya berharap tidak terjadi adanya tumpang tindih aturan.

“Alih fungsi lahan untuk relokasi ini soalnya juga mengacu ke Perpres No.80 tahun 2019 tentang pembangunan Pasar Besar Batu,” kata Yuni saat meninjau di Gelora Arjuno Bumiaji.

Yuni juga menyebutkan, usai meninjau alih fungsi lapangan, nantinya akan berlanjut pada matrik , dan  kelengkapan berkas survey. Dari hal tersebut, nantinya akan ditentukan apakah Pemkot Batu bisa mendapat rekom dan tidaknya.  Terkait rekom ini, Yuni juga mengaku belum dapat memastikan kapan turunnya.

“Jika lahan pengganti nantinya tidak boleh berstatus lahan sengketa, dan sejumlah syarat lain mengacu pada Permenpora. Untuk rekom, ya nunggu hasil survey ini dulu,” tandasnya.

Disinggung penggunaan lahan Stadion Brantas sebagai tempat relokasi pedagang pasar. Apakah Pemkot Batu nantinya harus sewa atau tidak? Ia pun belum bisa memastikan terkait hal itu.

“Kami belum bisa memastikan terkait itu,” pungkas Yuni dengan singkat.

Ditempat yang sama, Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono membenarkan jika kunjungan tersebut bertujuan, agar nantinya proses relokasi pedagang Pasar Besar Batu bisa berjalan dengan baik.

“Dalam hal ini, Gelora Arjuno Bumiaji menjadi alternatif stadion pengganti yang representatif. Yang pasti ini kan hanya sementara, bukan alih fungsi permanen. Jadi kami harap rekom ini bisa kami dapatkan,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam Undang-Undang RI nomor 3 pasal 67 ayat 7 yang menyebutkan setiap orang dilarang meniadakan atau mengalih fungsikan, prasarana olahraga yang telah menjadi asset/milik pemerintah atau pemda, tanpa rekomendasi menteri dan tanpa izin atau persetujuan dari yang berwenang, sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *