Dua Pelaku Curanmor Asal Pasuruan Berhasil Dilumpuhkan Jajaran Polres Batu, Timah Panas Turut Menembus Kaki Pelaku

  • Whatsapp
Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo bersama Kasatreskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus saat jumpa pers di Mapolres Batu, Selasa (29/6/2021).

Kota Batu, inspirator.co.id – Dua pelaku pencuri sepeda motor (Curanmor) asal Kabupaten Pasuruan berhasil dibekuk jajaran Polres Batu. Meski sempat melawan, kedua pelaku berhasil dilumpuhkan dan dihadiahi timah panas di kakinya. Aksi para pelaku sering mencemaskan masyarakat Kota Batu karena sering beraksi dengan komplotannya.

Ditegaskan Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo bahwa, pelaku berinisal UT dan SS diamankan di daerah Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji pada Selasa (29/6/2021) pagi hari sekitar pukul 1.00 Wib. Catur menyebutkan, pelaku asal Kabupaten Pasuruan tersebut, merupakan satu komplotan dengan pencuri sepeda motor yang meninggal dunia karena terkena ledakan bom bondet miliknya sendiri di Desa Pendem beberapa waktu lalu.

Muat Lebih

“Keduanya kita lumpuhkan karena melawan saat petugas berupaya menangkapnya sehingga harus ada tindakan terukur dan terarah. Bahkan sebelum beraksi mereka selalu mengkonsumsi sabu-sabu agar tidak mudah lelah dan memiliki keberanian,” beber Kapolres saat jumpa pers di Mapolres Batu.

Seiring peristiwa tersebut, Kapolres Batu juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan bermotornya terlebih saat malam hari. Terlebih komplotan tersebut sering beraksi pada malam hari. Ditambahkan, Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus yakni, saat menjalankan aksinya komplotan itu tidak hanya berdua, tapi bersama rekan lainnya yang sekarang masih dalam pengejaran.

“Jadi setiap beraksi mereka berboncengan mengendarai dua sepeda motor. Sekarang dua rekannya yang berhasil melarikan diri sedang dalam pengejaran. Kita sudah kantongi identitasnya,” jelas Jeifson.

Selain itu, sebelum tertangkap komplotan tersebut pernah beraksi di Dusun Klerek, Desa Torongrejo, Kota Batu, Selasa (8/6/2021). Mereka mencuri sepeda motor Honda Beat dan Kawasaki KLX. Aksinya pun sempat terekam kamera CCTV milik korban.

Sementara itu, pengakuan juga keluar dari mulut pelaku berinisial SS yang selalu mengkonsumsi sabu- sabu sebelum beraksi. Ia mengatakan, mendapatkan sabu- sabu dari penadah, dan tujuan mengkonsumsi agar tidak mengantuk dan menjadi lebih berani.

“Ya setiap kali mau berangkat saya memakai sabu-sabu yang saya dapat dari penadah. Jika sudah dapat sepeda motor ya saya jual ke penadah, harganya Rp 2 – 7 juta,” ujar pelaku yang mengaku juga berprofesi sebagai tukang bangunan. (bs)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *