Dua Rekom Pembangunan SMP Negeri Di Desa Pendem Menuju Titik Terang

  • Whatsapp
Beberapa instansi terkait melakukan kajian mengenai studi kelayakan pembangunan SMP Negeri di daerah Kecamatan Junrejo.

Kota Batu, inspirator.co.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Batu bersama beberapa perwakilan dari Kecamatan Junrejo dan instansi terkait melakukan kajian atau pembahasan mengenai studi kelayakan pembangunan SMP Negeri di daerah Kecamatan Junrejo.

Lebih jelasnya Kabid Perencanaan Pembangunan Manusia, Sosial Budaya dan Pemerintahan Rizaldi S.T M.Eng menjelaskan, kajian studi kelayakan ini membahas mengenai kebutuhan pelayanan pendidikan kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Junrejo, yang mana hal ini berkaitan dengan kebijakan sistem zonasi yang masih belum terlayani dengan baik di daerah bagian selatan Kecamatan Junrejo. Diantaranya yakni Desa Tlekung, Desa Torongrejo, Desa Pendem, dan Kelurahan Dadaprejo.

Muat Lebih

” Beberapa tempat yang sudah disebutkan tadi masih belum terlayani dengan baik terkait kebijakan sistem zonasinya, terutama di Desa Pendem. Namun khusus di Desa Pendem, di tahun 2019 ini sudah bisa terlayani namun harus menjangkau jauh di Desa Giripurno. Nah, dari kajian ini merupakan langkah awal kami untuk berdiskusi mengenai bagaimana penerapan sistem zonasi yang sebenarnya diterapkan di Kota Batu ini dan apa yang harus dilakukan nantinya,” ujarnya kepada inspirator.co.id. Jum’at(13/12)

Rizaldi juga menegaskan, intinya dalam kajian ini bukan untuk menguji kelayakan bahwa akan dibangun atau tidaknya secara fisik SMP negeri ini, namun disini diharapkan bisa memunculkan bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan yang dalam hal ini adalah Kepala Daerah.

Saat ditanya mengenai hasil pertimbangan atau rekomendasi dari diskusi kajian ini, Rizaldi mengatakan bahwa ada 2 rekomendasi yang dihasilkan, yakni rekomendasi untuk pembangunan SMP dengan sistem satu atap yang akan dibangun di daerah desa Pendem, dan pemberian support untuk sekolah yang telah menerapkan sistem inklusi di daerah Desa Tlekung supaya sekolah tersebut lebih efisien dan berkembang.

” Meskipun sudah menghasilkan rekomendasi, tetapi ini masih belum final. Nanti masih ada kajian lagi saat menjalani rekomendasi yang telah dipilih. Yang terpenting adalah nantinya diharapkan supaya bisa memenuhi kebutuhan pelayanan pendidikan di Kecamatan Junrejo.

Disisi lain, Anggota DPRD Kota Batu Khamim Tohari mengatakan bahwa apapun rekomendasi yang dihasilkan dalam kajian ini, ia mengharapkan supaya bisa memberikan manfaat tanpa ada yang dirugikan dari sekolah swasta yang ada di daerah terdampak tersebut.

” Kalo menurut saya sendiri, alangkah lebih baiknya mengembangkan sekolah swasta yang ada disana daripada harus membangun sekolah lagi apalagi yang dibangun sekolah negeri. Intinya nanti jangan sampai ada yang dirugikan lah,” tutupnya.(Zl)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *