Gugatan Harta Gono Gini Berujung Eksekusi Riil Oleh Pengadilan Agama

  • Whatsapp
Panitera Pengadilan Agama Malang, Drs. H. Chafidz Syafiuddin, S.H., M.H saat membacakan berita acara, Jumat (1/10/21).

Kota Batu, inspirator.co.id – Berawal dari persoalan harta gono gini antar pihak keluarga dengan nomor perkara 1600/Pdt.G/2017/PA.Mlg. Sebagai pihak penggugat I bernama Agus Pambudihardjo Bin Harmadi (70), dan penggugat II bernama Budi Cahyo Wiseso Bin Agus Pambudihardjo. Sedangkan pihak tergugat atas nama Dewi Ratnawati Binti Agus Pambudihardjo.

Dijelaskan Panitera Pengadilan Agama (PA) Malang, Drs. H. Chafidz Syafiuddin, S.H., M.H., bahwa, tergugat sempat mengajukan banding usai dilakukan putusan pada 2018 lalu. Kemudian pada tanggal 21 maret 2019, tergugat/ pembanding mengajukan upaya hukum kasasi. Selanjutnya, pada tanggal 10 Desember 2020 juru sita pengganti pengadilan agama melaksanakan sita eksekusi.

Muat Lebih

“Selanjutnya PA Malang menyiapkan semua dokumen persyaratan lelang, baik persyaratan umum maupun khusus. Setelah dianggap cukup, pada 2 Pebruari 2021 PA Malang mengajukan permohonan eksekusi lelang dengan perantara KPKNL Malang,” terang Chafidz saat melakukan eksekusi obyek sengketa di Kota Batu, Jumat (1/10/21).

Akhirnya, lanjut Chafidz, pemenang lelang atas nama Wahyu Ardiansyah mengajukan permohonan eksekusi riil / pengosongan. Kemudian PA Malang menerbitkan penetapan dan memanggil termohon eksekusi untuk menghadap Ketua PA Malang untuk diberi teguran dan menyerahkan obyek kepada pemenang lelang.

“Namun termohon eksekusi tidak hadir. Hingga Ketua PA Malang menerbitkan penetapan, dan memerintahkan Panitera/ jurusita untuk melaksanakan eksekusi riil atau pengosongan,” tandasnya.

Tim Juru sita saat membuka paksa obyek termohon eksekusi.

Ditambahkan oleh Heli SH., MH selaku kuasa hukum pihak pemenang lelang atas nama Wahyu Ardiansyah, bahwa pihaknya sebagai pemohon eksekusi terhadap obyek berupa sebidang tanah yang diatasnya berdiri bangunan rumah, dengan luasan 309 M2, dan terletak di Jl Ir Sukarno, No 37, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

“Alhamdulilah proses eksekusi riil (pengosongan) pada hari ini berjalan lancar, aman, dan tanpa ada perlawanan. Dengan demikian klien kami atas nama Wahyu Ardiansyah dan sesuai prosedur hukum yang berlaku, dinyatakan sebagai pemiliki resmi atau sah atas obyek tanah tersebut,” Kata Heli didampingi Irwina Vindri Astuti SH, bersama Tim.

Seiring hal itu, Heli mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran terkait yang sudah memberikan pengamanan, sehingga proses eksekusi berjalan lancar dan tertib. Disinggung nilai obyek eksekusi, Heli menyebutkan sebesar Rp 1,5 Miliar.

“ Dari proses panjang yang dilalui dan terjadi lelang, bisa diketahui nilai obyek tersebut sebesar Rp 1,5 miliar,” tutupnya.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *