JTP 4 Buka Meski Belum Ada Pernyataan Spesifik, Wali Kota Batu Sebut Baloga Hanya Uji Coba

  • Whatsapp

Kota Batu, inspirator.co.id – Meski belum ada pernyataan resmi sudah mendapatkan ijin secara resmi, obyek wisata Batu Love Garden (Baloga) yang berada di Jalan Raya Pandanrejo, Desa Bumiaji, Kota Batu, sudah buka kembali sejak Sabtu, (18/9/21).

Diungkapkan Manajer Baloga Tossi Kusdiyanto, bahwa dirinya memberanikan diri untuk buka karena menanggapi keluhan para pedagang dan karyawan. Ia menyebutkan, awalnya hanya dilakukan pembukaan pada pasar bunga.

Muat Lebih

Namun kekwatiran sepinya pengunjung karena belum bukanya obyek utama di Baloga, maka dilakukan pembukaan.

“Akhirnya saya buka percobaan untuk mendukung pasar bunganya. Tapi saya gak mau kunjungannya melebihi maksimal 25 persen dari 4000 pengunjung,” terang Tossi, Rabu (22/9/21).

Ia juga menjabarkan, selama Baloga dibuka kembali belum ada kunjungan yang mencapai 10 persen. Selain itu, Jatim Park 4 ini juga sempat mendapat teguran dari pihak Satpol PP Batu terkait pelaksanaan Protokol Kesehatan. Ia berujar, siap tutup jika tidak memenuhi protokol kesehatan, meski pihak Satpol PP tidak mempertanyakan secara spesifik terkait perijinan.

“Dia hanya menegur gimana prokesnya ini, apa sudah punya CHSE prokesnya dan lainnya. Saya jawab sudah pak, bisa dilihat pak, syarat- syaratnya juga sudah ada, CHSE nya juga ada,” kata Tossi menceritakan saat dihubungi pihak Satpol PP Kota Batu.

Walikota Batu, Dewanti Rumpoko menanggapi bukanya Batu Love Garden.

Sementara itu, Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko, mengatakan bahwa kembali beroperasinya wisata Baloga masih dalam tahap uji coba.

“Itu kan masih uji coba. Semua belum ada yang buka masih uji coba,” jelas Dewanti saat menghadiri kegiatan di BTM (Batu Tourism Mall), Rabu, (22/9/21).

Seiring hal itu, orang nomor satu di Kota Batu tersebut menegaskan bahwa semua tempat wisata diperbolehkan melakukan uji coba selama fasilitasnya memadai. Dan yang tergolong kriteria aman diperbolehkan melakukan uji coba.

“Kalau yang fasilitasnya memadai. Fasilitasnya museum angkut, Baloga. Apalagi Baloga kan terbuka. Itukan sangat tidak apa- apa sebetulnya,” jelas Dewanti.

Ia menambahkan, untuk wisata desa juga diperbolehkan melakukan uji coba dengan syarat protokol kesehatan bisa dipenuhi. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *