Komisi A Undang Dinas, Aset Cibubur Hingga Jalan Tembus Toyomerto Jadi Pembahasan Serius

  • Whatsapp
Ketua Komisi A DPRD Kota Batu, Hj Dewi Kartika, usai rapat kerja, Selasa (12/10/21).

Kota Batu, inspirator.co.id –  Permintaan tanah makam Kristen di Kelurahan Ngaglik, Kota Batu bakal segera ditindak lanjuti. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Kota Batu, Hj Dewi Kartika, yang menyatakan akan mengawal langsung terkait permintaan GKSJ berupa aset tanah Pemkot Batu untuk dijadikan tanah makam.

“Itu kami kawal, karena menurut kami nanti tidak hanya untuk makam Kristen, tetapi semacam TPU yang nantinya bisa dibuat makam muslim dan non muslim. Nanti akan segera kami sidak pada hari Kamis tanggal 14 Oktober,” jelas Kartika usai melakukan rapat kerja bersama Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Batu, M. Chori, Selasa (12/10/21).

Muat Lebih

Selain melakukan pembahasan terkait aset Pemkot Batu, Kartika juga menyebutkan pembahasan terkait jalan tembus Toyomerto, Kelurahan Pesanggrahan, Kota Batu. Ia menyebutkan, bahwa pihaknya mempertanyakan perubahan lokasi pembangunan jalan tembus yang tidak sesuai rencana awal.

“Kalau yang rencana awal kan melewati TPA lama yang juga melewati aset Pemkot Batu. Tapi sekarang koq pindah lokasi, dan harus membuka akses hutan milik perhutani. Dan ini nanti juga akan kami sidak,  dan kami tanyakan kenapa tidak melewati sesuai rencana semula,” bebernya.

Disinggung terkait penilaian DPRD yang diketahui ada dua opsi untuk dijadikan rute jalan tembus. Ia pun menjabarkan, bahwa pihaknya berharap dulunya ada pembangunan yang melawati aset Pemkot Batu tersebut. Sehingga dinilai bisa terjadi pengembangan ekonomi. Selain itu, dulu ada pihak OPD berencana untuk dibuatkan rest area dilokasi aset tersebut, dan terjadi pemberdayaan pada masyarakat sekitar.

“Karena marwah awal kita menganggarkan yakni agar saudara- saudara kita bisa mudah mendapatkan akses untuk menuju pusat kota. Nah kalau dilewatkan Agro kan lebih jauh, apalagi jalan tersebut juga berguna untuk mengurai kemacetan. Memang anggarannya lebih besar direncana awal yang harus ada pembangunan jembatan juga. Tapi parameter manfaat suatu jalan tidak hanya dari sekedar anggaran, dan nilai manfaat jalan itu sendiri harus kita kaji lebih dalam,” cetusnya.

Selanjutnya dalam kesempatan ini, Komisi A juga menyoroti terkait keberadaan rumah di Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, yang juga merupakan aset Pemkot Batu. Diungkapkan, pihaknya terakhir meninjau pada tahun 2019 lalu. Sedangkan kondisi rumah tersebut, saat ini tidak terawat dan banyak bangunan fisiknya yang mengalami kerusakan.

“Dulu kita sidak pertama kali pada tahun 2018, dulu kami DPRD dan Pemda sepakat untuk mempertahankan tidak menjual dulu. Dipertahankan dan dianggarkan untuk dilakukan renovasi, tapi ternyata sampai sekarang ditahun 2021, tiga tahun lamanya tidak ada action apa- apa dari Pemda,” jelas politisi PKB ini.

Ditambahkan, terkait keberadaan Aset di Cibubur tersebut hanya dilakukan pembebasan PBB karena tidak ditempati, dan hanya dipasang papan yang bertuliskan, bahwa rumah tersebut merupakan aset milik Pemkot Batu. Kartika menyebutkan, perlu adanya tenaga harian lepas untuk melakukan perawatan.

“Sebab pada tahun 2018 lalu waktu sidak, sudah banyak pintu yang rusak dan terlepas, dan furniturenya juga banyak yang tidak ada gak tahu siapa yang bawa. Oleh sebab itu, nanti pihak aset yang akan meninjau kesana, dan nanti akan jadi pembahasan kami,” tandasnya. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *