Luhut Janji Akan Fasilitasi Pembangunan Di Malang Raya Saat Melakukan Kunjungan Kerja

  • Whatsapp
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia saat bersama 3 Kepala Daerah.
banner 468x60

Kota Batu, inspirator.co.id – Pemerintah Kota Batu mendapat kunjungan kerja dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan MPA, Senin (26/4/21). Rombongan tersebut tiba di Kota Batu sekira pukul 13.20 wib, dan disambut oleh Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota Batu, Ir Punjul Santoso.

Selain itu, Wali Kota Malang Sutiaji, dan Bupati Malang, HM Sanusi, serta Ketua PW NU Jatim, KH Marzuki Mustamar turut hadir menyambut Jenderal TNI Purn Luhut Binsar Pandjaitan MPA di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kota Batu. Dalam kunjungannya ini Menko Marves juga melakukan dialog dengan tiga kepala daerah tersebut.

Muat Lebih

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyampaikan ada tiga proyek yang sedang berjalan , diantaranya pembangunan pasar induk dan jalan tembusan Pendem Kota Batu serta pembangunan kereta gantung. Untuk Pelebaran jalan Pendem, Kota Batu difokuskan pada  optimalisasi jalan dengan dua jalur ditambah dengan bahu (Two Line Plus) masing-masing lajur 3,5 meter dan bahu 2 meter.

“Dengan panjang kurang lebih 4 km, lebar 24 meter. Untuk anggarannya diperkirakan mencapai Rp 75 miliar. Lantas, terkait pembangunan pasar induk Kota Batu sudah dalam rancangan yang matang. Dengan sumber dana sebesar Rp 200 miliar yang bersumber dari APBN. Itu, tinggal menunggu penetapan oleh Kementerian PUPR. Kemudian, terkait pembangunan kereta gantung dengan anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 300 miliar,” jelas Dewanti dalam pemaparannya.

Lebih lanjut Dewanti mengatakan, ketiga proyek pembangunan tersebut, Pemkot Batu telah melalui beberapa tahap proses prosedur. Kini tinggal menunggu tahapan KPBU dan tahap regulasinya. Ia pun berharap serta meminta bantuan, dan dukungan penuh terkait pelaksanaan pembangunan ketiga proyek strategis nasional di Kota Batu.

“Jika ketiga proyeksi ini bisa berjalan lancar, bisa mampu meningkatkan kunjungan wisata di Kota Batu. Kemudian mengurangi tingkat kemacetan di Malang Raya. Serta meminta untuk penambahan vaksin khusus bagi pelaku wisata dan pelajar,” tandas Dewanti.

Sementara, kunjungan kerja Luhut diketahui juga dalam rangka mensinergikan tiga daerah di Malang Raya yakni, Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang. Sinergi tersebut salah satunya mengenai penanganan  Covid-19. Dikesempatan ini, Luhut juga turut meresmikan Destinasi Wisata Jawa Timur Park (JTP) 3, Kota Batu. Selain itu, Luhut juga melakukan peninjauan lokasi pembangunan kereta gantung di Kota Wisata Batu.

Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke Musium Angkut, dan menaiki mobil Ford Model T tahun 1915.

Dalam kesempatan itu, Luhut juga berkomitmen untuk memfasilitasi percepatan pembangunan kereta gantung di Kota Batu. Luhut meyakini, pembangunan proyek tersebut akan berjalan, karena dirinya mendengar, bahwa masyarakat pun ikut terlibat dengan menanamkan investasi di proyek kereta gantung.

“Tadi Seto (Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan) sudah brief saya cepat mengenai kereta gantung ini, kita akan coba jalankan. Saya kira pemerintah akan fasilitasi dan insya Allah ini akan kita kerjakan,” tegas Luhut dengan rasa optimisnya.

Selanjutnya, terkait kebutuhan pendanaan proyek kereta gantung itu, Luhut mengatakan akan membantu menindaklanjuti, dan merinci kebutuhannya. Dikesempatan kunjungan kerjanya, Luhut juga mengungkapkan tujuan kedatangannya diantaranya, untuk mengetahui progres kinerja pembangunan, pariwisata, investasi, maupun dibidang perekonomian di Malang Raya.

Luhut mengaku senang mendengar kemajuan dari data yang disampaikan sebelumnya oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Menurutnya, Malang Raya dapat didorong lebih maju karena memiliki SDM yang sangat mumpuni dengan sejumlah universitas yang ada, selain adanya kolaborasi yang baik antara kepala daerah Malang Raya.

“Dengan potensi tersebut ditambah dengan pertanian dan pariwisata, Saya yakin ketiga daerah ini dapat meningkatkan perekonomiannya. Hal ini perlu didorong agar kolaborasi ini terus berjalan dan mempermudah jalannya pembangunan ekonomi di Malang Raya. Saya minta ini terus dipelihara,” tuturnya.

Dikesempatan ini, Luhut juga menyinggung soal dukungan untuk UMKM. Ia menyebutkan, UMKM adalah backbone (tulang punggung) ekonomi. Luhut juga mengatakan akan memfasilitasi akses permodalan untuk UMKM.

“Jadi mereka harus onboarding/masuk ke platform online. Oleh karena itu, Pemerintah menggagas program Bangga Buatan Indonesia (BBI),” tutupnya. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *