Mendapat Bantuan Tenaga Kesehatan, Pemkot Batu Targetkan 7000 Vaksinasi Perhari

  • Whatsapp
Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M. saat meninjau kegiatan vaksinasi di gedung Graha Pancasila, Pemkot Batu, Kamis (16/9).

Kota Batu, inspirator.co.id – Pemerintah Kota Batu terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi untuk penurunan di PPKM level 2. Perlu diketahui, di Kota Batu saat ini telah masuk level 2, akan tetapi secara aglomerasi Malang Raya masih masuk di level 3.

Seperti yang disampaikan oleh Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan bahwa kota/kabupaten bisa turun dari Level 3 ke Level 2, jika cakupan vaksinasi dosis pertama daerah tersebut harus mencapai 50 persen, dan cakupan vaksinasi kelompok masyarakat lansia harus mencapai 40 persen.

Muat Lebih

Diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M. bahwa, sesuai aturan Pemerintah Pusat bahwa saat ini indikator untuk turun Level tidak hanya jumlah kasus.

“Tapi juga cakupan vaksinasi bagi lansia dan masyarakat umum. Untuk itu Pemkot Batu terus berupaya agar capaian vaksin bagi lansia dan umum tersebut bisa tercapai,” papar Punjul Santoso, Kamis (16/9).

Ia juga menjelaskan, untuk bisa turun dari Level 2 ke Level 1, cakupan vaksinasi dosis pertama harus mencapai 70 persen, dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 60 persen. Sedangkan untuk kota-kota yang saat ini berada pada Level 2, akan diberikan waktu selama dua minggu untuk dapat mengejar target pada poin di atas.

“Dari aturan itulah kami terus melakukan percepatan vaksinasi di Kota Batu dengan target 7000 vaksin per hari agar bisa segera turun Level 2. Untuk mencapai target itu kami dibantu dari Kesdam V Brawijaya dan Yonkes 2/Divif 2 Kostrad serta RSSA  mulai kemarin hingga hari ini di tujuh sekolah SMP di Kota Batu,” ungkap Punjul Santoso.

Sedangkan untuk hari ini, lanjut Punjul, tengah dilakukan vaksinasi terhadap pelajar SMP Negeri 1 hingga 6, dan ditambah MTS Hasyim Ashari Kota Batu. Untuk percepatan vaksinasi, selain sudah mendapatkan bantuan tenaga kesehatan tersebut, Punjul menjabarkan adanya target capaian vaksinasi sebanyak 7000 vaksin per/hari.

“Langkah selanjutnya akan menambah vaksin dengan meminjam alokasi dari Kabupaten Malang yang saat ini memiliki space vaksinasi, sejumlah 50 ribu vaksin. Nanti kalau kita sudah mendapatkan vaksin dari Kementrian Kesehatan, nanti akan kita kembalikan. Ini semua adalah upaya, terutama pemerintah Kota Batu melalui dinas kesehatan untuk mencapai minimal 70 persen,” ujar Punjul.

Pramuka Kwarcab Kota Batu turut melaksanakan kegiatan vaksinasi, Kamis (16/9).

Seiring hal itu, tambah Punjul, dengan adanya tambahan vaksin serta bantuan tenaga kesehatan, Pemkot Batu berharap target tersebut bisa tercapai dalam dua pekan mendatang. Disatu sisi Punjul juga menjabarkan adanya kendala vaksinasi terhadap lansia.

“Memang banyak kendala di lapangan seperti banyaknya lansia yang memiliki komorbid, dan darah tinggi. Jadi kalau saat mau dilakukan vaksin jadi tidak bisa. Kendala yang kedua, para lansia kesulitan mengakses untuk memenuhi undangan vaksinasi. Jadi mereka dimungkinkan bisa melakukan vaksinasi ditingkat RT/RW maupun melalui Posyandu yang ada,” tambahnya.

Diinformasikan, dari data percepatan vaksinasi di Kota Batu per 15 September secara menyeluruh capaian vaksin dosis pertama mencapai 48,53 persen. Sedangkan untuk lansia masih berjalan dari data per 1 September untuk masyarakat umum di Kota Batu masih mencapai 8,69 persen atau 10.031 orang dari sasaran 115.484. Kemudian untuk lansia telah tercapai 24,34 persen atau 4.911 lansia dari target 20.174 lansia. Untuk saat ini, persentase komulatif di Kota Batu sudah mencapai 50 persen. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *