Menginspirasi, Raih Puluhan Juta Dari Lelang Bunga Hias Hasilnya Disumbangkan Ke Balita Korban Kekerasan Calon Ayah Tiri

  • Whatsapp
Sujono Djonet bersama Komunitas Pecinta Tanaman Hias KWB Utas menjenguk balita korban kekerasan, Selasa Malam (2/11/21).

Kota Batu, inspirator.co.id – Aksi kepedulian yang dilakukan Komunitas Pecinta Tanaman Hias KWB Utas (Kota Wisata Batu Utara Brantas) bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. Dari peristiwa yang menimpa NS balita usia 2,5 tahun yang menjadi korban kekerasan calon ayah tirinya, komunitas tersebut bisa menyalurkan hobinya untuk memberikan bantuan.

Pecinta tanaman hias KWB Utas ini secara sukarela mengumpulkan koleksi bunga berharganya untuk dilelang, dan hasilnya untuk di donasikan kepada balita korban kekerasan yang saat ini sedang dirawat di RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu. Uniknya, mereka melakukan lelang secara langsung di Facebook, hingga berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 25, 525 juta.

Muat Lebih

Koordinator lelang, Saiful Arifin mengatakan bahwa pihaknya merasa prihatin dan tidak tega melihat kondisi balita yang jadi korban kekerasan. Hingga komunitasnya bereaksi melakukan aksi kepedulian dengan membuat lelang secara langsung. Dari hasil lelang semuanya disumbangkan ke pihak keluarga NS.

“Jujur ini merupakan gerakan spontanitas dan langsung kita lakukan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk tumbuh kembangnya sehingga bisa sama seperti anak-anak yang lain. Termasuk juga pendidikannya,” tutur pemilik akun FB Wijoyo Kusumo ini, Selasa malam (2/11/21).

Dia menceritakan beberapa jenis tanaman hias yang dilelang antara lain Philodendron, Alokasia, Anthurium, dan sebagainya. Untuk harga tertinggi dalam lelang dari jenis philodendron janda bolong lokal varigata tembus Rp 1 juta.

“Dan yang lain rata-rata harganya kisaran Rp 300 sampai Rp 750 ribu. Meski harga lebih murah dari pasaran yang penting cepet laku soalnya kita main lelang cepat agar bisa segera disalurkan kepada korban. Bahkan mereka ada yang habis membeli minta diunggah lagi untuk dilelang kembali, dan hasilnya agar bisa menambah jumlah donasi yang disumbangkan,” ungkapnya.

Komunitas Pecinta Tanaman Hias KWB Utas menyerahkan langsung bantuan kepada pihak korban, Selasa Malam.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Batu Sujono Djonet yang diminta mendampingi melakukan penyerahan bantuan, sangat mengapresiasi gerakan kemanusiaan yang dilakukan komunitas pecinta tanaman hias tersebut. Disebutnya, aksi ini menjadi salah satu bukti bahwa masyarakat Kota Batu masih banyak yang peduli antar sesama.

“Meski mereka bisnis tapi tidak menyurutkan niatnya untuk bergerak saling membantu kepada sesama. Ini salah satu buktinya, kami akan terus mendorong gerakan serupa,” ujar politisi Partai Nasdem ini.

Senada, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari juga mengapresiasi dan apa yang diupayakan oleh mereka bisa jadi contoh bagus untuk komunitas lainnya bergerak dalam kemanusiaan.

“Luar biasa, saya sangat mengapresiasi dan bisa jadi contoh bagus. Tidak hanya komunitas bunga, yang lain juga bisa bergerak serupa,” urai kader Partai PDI Perjuangan tersebut.

Di tempat yang sama, perwakilan keluarga korban, Siti Roichatul Chasanah mengaku sangat berterima kasih kepada komunitas Pecinta Tanaman Hias KWB Utas. Terlebih keluarga korban memang bukan dari kalangan berada atau tidak mampu.

“Alhamdulillah terima kasih banyak, rencananya nanti bantuan langsung kita serahkan ke keluarganya agar bisa membantu meringankan beban korban dan masa depannya. Nantinya kami akan buatkan rekening bank agar nanti bisa terjamin biaya pendidikannya,” terang penggerak PKK Punten ini.

Siti juga menjelaskan, saat ini kondisi NS sudah semakin membaik dan berat badanya sudah kembali normal. Ia menambahkan, Rabu kemarin NS sudah menjalani operasi bibir atas dan bawah serta kedua kakinya.

“Alhamdulillah sekarang sudah sehat dan ceria kembali. Bahkan, NS minum susunya juga pintar. Sekali lagi terima kasih atas bantuan yang diberikan,” kata Siti mewakili keluarga korban. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *