Menteri Koperasi Dan UKM Berkunjung Ke Koperasi SAE Pujon Salurkan Pembiayaan 12 Miliar

  • Whatsapp
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat melakukan kunjungan ke KOP SAE Pujon.

Kabupaten Malang, inspirator.co.id – Koperasi Sinau Andadani Ekonomi atau yang lebih dikenal dengan sebutan KOP SAE yang berada di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, merasa bersyukur dimasa pandemi covid saat ini. Pasalnya, Koperasi terbesar di Kabupaten Malang ini mendapat kunjungan dari Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki, sekaligus mendapatkan bantuan pembiayaan Rp12 miliar.

Saat melakukan kunjungan ke Koperasi SAE Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Teten Masduki menjelaskan bahwa dirinya memastikan pembiayaan koperasi sektor produksi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) sudah mulai berjalan.

Muat Lebih

“Salah satu tujuan pembiayaan adalah memperkuat koperasi sektor pangan. Arahan presiden, kita ingin perkuat koperasi di sektor pangan, koperasi sektor riil. Ini bagian untuk memperkuat kedaulatan pangan kita,” jelas Menkop UKM Teten Masduki, Jumat (17/4).

Teten Masduki menjabarkan, Koperasi SAE Pujon akan menjadi pilot project modernisasi koperasi di sektor pangan. Ia juga mengatakan, masih diperlukan revitalisasi dan modernisasi produksi dengan ekosistem yang lebih kuat untuk mewujudkannya.

“Kami berkomitmen bukan hanya membantu pembiayaan untuk modal kerja investasi tapi juga menajemen yang lebih modern,” tegas Teten saat melakukan dialog dengan pengurus Koperasi SAE Pujon.

Lebih rinci Teten menjelaskan, untuk mewujudkan koperasi modern berbasis pangan, Pemerintah menyediakan pembiayaan murah dan pendampingan. LPDB KUMKM telah menggelontorkan bantuan pembiayaan Rp12 miliar agar Koperasi  SAE Pujon bisa terus tumbuh.

“Kita tidak ada hibah atau bantuan. Kita hanya menyediakan pembiayaan murah dan pendampingan. Kita design sebagai pebisnis. Hari ini kita berikan Rp12 miliar. Kita lihat pengembangannya perlu diperkuat lagi,” serunya.

Sementara itu Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menambahkan, bahwa hari ini (17/4) telah dikucurkan dana penguatan permodalan melalui dana bergulir. Ia menyampaikan, pembiayaan tersebut akan digunakan untuk modal kerja dan peremajaan bibit sapi perah.

“Langsung cair karena untuk modal kerja dan peremajaan. Permodalan tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kualitas pangan dan bibit yang unggul,” tandas Supomo.

Kedatangan rombongan Menteri Koperasi dan UKM tersebut juga mendapatkan sambutan baik dari Bupati Malang, HM Sanusi. Ia menilai, kunjungan tersebut merupakan suatu kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Malang. Ia pun mengatakan Kabupaten Malang merupakan salah satu wilayah yang dikenal dengan ‘Bumi Koperasi’ di Jawa Timur.

“Pemerintah Kabupaten Malang akan terus berupaya untuk mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas koperasi serta UMKM, dengan berbagai kegiatan pembinaan dan program strategis. Mengingat, sektor koperasi dan UMKM merupakan sektor penting sebagai tumpuan perekonomian yang terbukti telah mampu bertahan di tengah krisis akibat pandemi Covid-19,” kata Bupati Malang, HM Sanusi.

Dalam kesempatan ini, Sanusi juga menyampaikan perkembangan sektor koperasi dan UMKM yakni, jumlah Koperasi di Kabupaten Malang per bulan Desember 2020 sebanyak 1.334 Koperasi. Sementara jumlah UMKM sebanyak 427.706 UMKM, dengan tingkat penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.524.543 orang dan omzet mencapai Rp 50,9 Triliun.

Selain itu, Sanusi juga mengungkapkan bahwa wilayah Kecamatan Pujon merupakan daerah yang memiliki potensi yang baik untuk memproduksi susu. Hal tersebut berkat dukungan kinerja dari Koperasi SAE Pujon yang mampu menunjukan capaian positif.

“Walaupun harus diakui ada beberapa target yang tidak terealisasi akibat terkendala pandemi Covid-19. Tetapi, pencapaian tersebut telah menunjukkan bagaimana kerja keras, komitmen dan konsistensi Koperasi SAE Pujon untuk terus menjaga usaha sapi perah agar tetap eksis, dan mampu memberikan profit, serta menggerakkan roda perekonomian,” Kata Sanusi.

Ketua Koperasi SAE Pujon, Kabupaten Malang, H. Abdi Suwasono.

Dikesempatan yang sama, Ketua Koperasi SAE Pujon, H. Abdi Suwasono mengaku cukup bersyukur atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan Pemerintah melalui Menteri Koperasi dan UKM. Ia mengatakan, dana yang didapatkan akan dibuat pengembangan usaha Koperasi SAE Pujon, salah satunya seperti peningkatan kualitas pangan dan peremajaan.

“Alhamdulilah kita telah mendapatkan bantuan pembiayaan dengan bunga yang cukup murah, mudah- mudahan ini bisa membuat kebaikan dan bermanfaat bagi semua anggota Koperasi SAE Pujon kedepannya,” ucap Abdi Suwasono.

Hadir bersama Menkop UKM antara lain Dirut LPDB-KUMKM Supomo, Deputi Bidang Perkoperasian Ahmad Zabadi, Staf Khusus Menkop UKM Agus Santoso, Kadis Koperasi UKM Jatim Purnomo, Bupati Malang HM Sanusi, dan Ketua Koperasi SAE Pujon Abdi Suwasono beserta jajaran pengurus, Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo, Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Muspika Kecamatan Pujon, Kepala Desa se Kecamatan Pujon. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *