Pelantikan Kepala Daerah Di Jatim Dilakukan Secara Hybrid, Bupati Malang Dilantik Pada Sesi Dua

  • Whatsapp
Bupati Malang, H. Sanusi dan Wakilnya H. Didik Gatot Subroto saat akan diambil sumpahnya, Jumat (26/2/21).
banner 468x60

Jatim, inspirator.co.id – Proses pelantikan Bupati dan Wali Kota terpilih dari hasil Pilkada Serentak 9 Desember 2020 di Jawa Timur dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ,secara hybrid dengan tiga tahap di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (26/2/21).

Untuk sesi pertama dilaksanakan pukul 09.00 WIB dan selesai sekitar pukul 10.30 WIB, dan diikuti 6 kepala daerah beserta wakilnya diantaranya dari Trengalek, Ponorogo, Situbondo, Sumenep, Ngawi, dan Kabupaten Banyuwangi. Pelaksanaan pelantikan ini berlangsung secara hybrid yakni, secara tatap muka, dan secara virtual yang diikuti Forkopimda dan anggota DPRD dari masing- masing daerah.

Muat Lebih

Sementara pelaksanaan ini, juga dilakukan penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat dengan dibuktikan, adanya tes PCR (polymerase chain reaction). Selain itu, dalam gedung Grahadi hanya berkapasitas untuk 60 orang.

Pada sesi kedua dilaksanakan pukul 13.00 WIB yang juga diikuti 6 kepala daerah dan wakilnya diantaranya, dari daerah Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Pasuruan, Jember, dan Kabupaten Malang, serta Kabupaten Mojokerto. Kemudian pelantikan sesi ketiga akan dilaksanakan pukul 16.00 WIB, dan diikuti 5 kepala daerah beserta wakilnya yang berasal dari Surabaya Raya.

Prosesi pelantikan enam Kepala daerah pada sesi kedua.

Usai melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala daerah beserta wakilnya, Gubenur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa, masing – masing yang telah dilantik harus benar- benar bisa melaksanakan sumpah, dan janji jabatan yang telah diucapkan. Selain itu, pengamalannya harus sesuai Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945.

“Demi Masyarakat dan Bakti Masyarakat bagi nusa maupun bangsa. Tingkatkan sinergitas antara Pemerintah Pusat, dan Provinsi, juga kota dan kabupaten. RPJMD juga harus diperhatikan oleh masing- masing kepala daerah dan wakilnya yang ada di Jatim, harus berseiringan dengan RPJM yang ada di pusat,” pesan Khofifah dalam sambutannya.

Ia juga menghimbau adanya reformasi system sosial yang didalamnya ada kesehatan yang menjadi ujung tombak kualitas SDM yang ada di Jawa Timur, yang merupakan salah satu prioritas dari program Presiden.

“Salah satu untuk peningkatan SDM salah satunya dengan catatan adanya penurunan angka stunting. Mengingat angka stunting di Jawa Timur cukup tinggi, maka sangat penting untuk diperhatikan untuk menurunkan angka stunting, dan juga perlu adanya penurunan angka penyebaran covid-19. Dan maka perlu juga bersinergi antara factor kesehatan dan factor ekonomi,” himbaunya.

Sementara, dapat diinformasikan untuk Kepala daerah yang dilantik pada sesi ke dua dari Kabupaten Malang yakni, H. Sanusi sebagai Bupati Malang, dan Wakilnya H. Didik Gatot Subroto, bersama dengan  lima daerah lainnya. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *