Pemkot Batu Bisa Dituding Lambat Dalam Menangani Pandemi Covid 19, Begini Penjelasan Anggota DPRD Batu

  • Whatsapp
Tak Kunjung Selesai : Anggota DPRD Kota Batu, Didik Machmud saat memberikan penjelasan terkait lambatnya Pemkot Batu dalam proses pencairan anggaran Covid19, Minggu (26/4/2020).

Kota Batu, inspirator.co.id – Anggaran 102 miliar untuk penangganan pandemic covid-19 (virus corona) di Pemerintah Kota Batu hingga saat ini tak kunjung terealisasi. Sebelumnya, pihak Pemkot Batu menerangkan bahwa, masih dalam tahap proses dan verifikasi bagi penerima bantuan.

Realita tersebut seakan bertolak belaka, ketika anggota DPRD Kota Batu, Didik Machmud mengungkapkan bahwa, kinerja Pemkot Batu bisa dinilai sangat lambat. Sebab, menurutnya, proses realisasi anggaran masih berkutat diproses pendataan dan verifikasi saja. Terlebih proses tersebut belum mencapai 50 persen.

Muat Lebih

“Sudah tiga kali DPRD mengundang pihak eksekutif, khususnya masalah menangani covid-19. Undangan tahap pertama dari para SKPD. Yang tahap kedua dengan Walikota Batu Dewanti Rumpoko dan Wawali Kota Batu Punjul Santoso. Berikutnya dari tim anggaran dan Gugus covid,” terang Didik yang juga menjadi Ketua Fraksi Golkar, Minggu (26/4/2020).

Padahal dipertemuan kedua , kata Didik, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menghendaki tiga atau empat hari harus sudah terealisasi. Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan, dan tidak selesai sampai saat ini.

” Nah, akhirnya setelah pertemuan yang ketiga, kita sepakati apapun kondisinya, ini tanggung jawab eksekutif. Karena anggarannya sudah ada. Kita tunggu di bulan April ini, anggaran yang dijanjikan kepada masyarakat harus segera dicairkan. Kalau tidak segera dicairkan pada bulan april ini, maka jangan disalahkan kalau DPRD dan masyarakat menuding Pemkot  Batu lamban geraknya,” ujar Didik.

Sementara, saat disinggung terkait kendala yang dialami pihak Pemkot Batu, Didik Machmud juga kembali mempertanyakan, kenapa pihak Pemkot Batu tidak segera membuat tim khusus untuk menangani hal tersebut.

“ Misalnya, harus dikumpulkan dimana tempatnya, teknisnya seperti apa. Dan tim khusus ini tidak boleh dicampur dengan pekerjaan lainnya. Tujuannya supaya cepat rampung karena langkah mereka dalam memverifikasi  dari sejumlah 28 ribu KK lebih, sampai sekarang belum mencapai 50 persen data itu,” tuturnya.

Didik berharap, keseriusan Pemkot Batu bisa dibuktikan dibulan April ini, data sudah bisa rampung, dan tidak ada alasan kembali yang menjadi penghambat proses realisasi anggaran. Sebab, masyarakat sudah banyak yang menunggu kepastian tersebut. (im).

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *