Penerapan E-tilang Kota Batu, Data Pelanggar Bakal Terekam Kamera Khusus

  • Whatsapp
Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo usai rapat terkait tilang elektronik, Rabu (17/3/21).
banner 468x60

Kota Batu, inspirator.co.id – Menindaklanjuti Program Kapolri, wilayah hukum Polres Batu juga bakal dilakukan penerapan tilang elektronik. Penerapan tilang elektronik, nantinya pelanggar akan terekam melalui kamera electronic traffic law enforcement atau ETLE. Diungkapkan Kapolres Batu, AKBP Catur Cahyono Wibowo, SIK, MH, direncanakan pada tahap awal kamera ETLE akan terpasang di tiga titik.

“Ada tiga titik rencananya, pertama ada disimpang perempatan BCA, Batos, selanjutnya ketiga ada di Pesanggrahan,” ungkap Catur usai melakukan rapat di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Rabu (17/3/2021).

Muat Lebih

Sedangkan untuk semua jenis pelanggaran, lanjut Catur, seperti kelengkapan, dan aturan lalu lintas yang dilanggar semua akan dikenai tilang sesuai aturan atau pasal yang berlaku. Nantinya, pelanggar yang kena tilang akan diberikan jeda waktu untuk membayar denda tilang. Jika tidak dilakukan, maka surat kendaraan tersebut akan dilakukan pemblokiran.

“Jika nanti ada yang merasa tidak melakukan pelanggaran, nanti bisa dicek pada saat sidang nanti. Yang pasti disitu terdata, terrecord, pelanggaran itu sebelum, sedang melanggar, dan sesudah. Jadi disitu ada screen yang menjelaskan. Dia itu melanggar apa, melanggar pasal apa,” tegas Kapolres Batu.

Sementara terkait pemberitahuan surat tilang, nantinya pelanggar akan diberi surat pemberitahuan sesuai alamat kendaraan, meskipun itu kendaraan dari luar kota. Jika ada kendaraan yang sudah dijual, maka pemilik harus lapor jual, supaya tidak terjadi salah alamat ke pemilik awal.

Dalam penerapan tilang elektronik ini, nantinya setelah dilaunching akan dilakukan sosialisasi untuk beberapa pekan di Kota Batu, dan pemberitahuan akan dilakukan secara tertulis bahwa masih dalam tahap sosialisasi. Selain itu, dibeberkan kembali oleh Catur, kamera ETLE merupakan kamera khusus yang bisa mendeteksi pelanggaran lalu lintas, dan berfungsi bisa mendeteksi adanya tindak pidana lainnya.

“Jadi terekam semuanya di kamera, dan selama tiga bulan datanya terekam. Jadi ini juga untuk menjaga keamanan, kenyamanan bagi wisatawan maupun warga Kota Batu, agar terjauh dari tindakan- tindakan Kriminal, ataupun untuk mencegah,” terang Kapolres Batu.

Ditambahkan oleh Kasatlantas Polres Batu, AKP Mala Darlius Nanda Kurniawan, bahwa nantinya kendaraan yang tertangkap kamera akan tersimpan di server, dan akan diverifikasi oleh tim. Selanjutnya tindakan akan dilakukan oleh anggota kepolisian, dan pelanggar akan diberi BRIVA untuk membayar denda.

“Nanti akan ada penindakan secara online, artinya nanti akan dikonfirmasi apakah ada pelanggaran yang dilakukan. Jika di kamera terlihat jelas telah melakukan pelanggaran, maka akan kita beri surat konfirmasi ke alamat sesuai STNK. Apabila pelanggar tidak melakukan konfirmasi selama dua minggu, maka kita lakukan blokir kendaraan tersebut,” jelas Darlius.

Kasatlantas juga menegaskan, apabila pelanggar tidak melakukan konfirmasi selama dua minggu atau tidak melakukan pembayaran denda, maka dilakukan pemblokiran. Jika pelanggar masih tidak menghiraukan dan terlihat tetap melakukan pelanggaran yang sama, maka akan dilakukan tilang kedua kalinya.

“Jadi dari pelanggaran yang pertama tidak dihiraukan, sudah diberi surat konfirmasi, tidak mau membayar denda, dan sudah dilakukan pemblokiran. Namun pelanggar dijumpai tetap melakukan pelanggaran, maka tetap kita beri surat konfirmasi untuk kedua kalinya, dan tilang kita berikan untuk kedua kalinya. Jadi ada jumlah denda yang harus dibayarkan,” pungkasnya. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *