Pipa Perumdam Kota Batu Putus Dan Hilang Diterjang Banjir, 5 Truck Tangki Disiagakan Penuhi Kebutuhan Air Bersih

  • Whatsapp
Perumdam Among Tirto Kota Batu siagakan truk tangki penuhi kebutuhan air minum masyarakat.

Kota Batu, inspirator.co.id – Pelanggan air minum dari Perumdam Among Tirto Kota Batu ternyata juga merasakan dampak akibat terjadinya bencana banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (4/11/21) lalu. Terjangan banjir, ternyata juga menghantam saluran pipa milik Perumdam tersebut. Sehingga ribuan pelanggan diminta bersabar untuk mendapatkan air bersih.

Dikatakan Kepala Bagian Hublang (Hubungan Langganan), Ikhwan Hadi bahwa, putusnya pipa akibat terjangan banjir menyebabkan tiga wilayah mengalami hambatan pelayanan air bersih. Meski demikian, pihaknya melakukan reaksi cepat melakukan perbaikan agar pelayanan bisa normal kembali.

Muat Lebih

“Kami mohon maaf kepada pelanggan karena gangguan ini. Untuk pelanggan di Desa Sumberejo mengalami gangguan air mati selama satu hari. Sedangkan untuk wilayah yang berada di jalur tandon jalan Ikhwan Hadi mengalami hambatan selama dua hari. Untuk hari ini semua sudah kembali normal,” jelas pria yang akrab disapa Bedong, Minggu (7/11/21).

Untuk sementara, lanjut Bedong, pelanggan yang berada di Kawasan Desa Pendem kami minta untuk bersabar karena saluran pipa Perumdam Kota Batu yang menuju daerah tersebut mengalami putus jaringan. Bahkan, pipa- pipa tersebut hilang terbawa arus.

“Kemungkinan pipa kami terseret arus, dan terpendam dalam lumpur bercampur matrial banjir bandang kemarin. Kerusakan yang paling parah berada disini, yakni di daerah Jurang Susuh yang saat ini masih dilakukan pembersihan oleh PUPR. Bahkan, pipa milik PDAM Kota Malang dan Kabupaten Malang juga mengalami hal yang sama,” papar Bedong.

Sementara itu, untuk mencukupi kebutuhan air minum pelanggan maupun masyarakat yang terdampak, pihak Perumdam Among Tirto Kota Batu telah memberikan bantuan tandon portable ukuran 2000 liter sebanyak 40 buah yang disebar dititik – titik yang terdampak. Untuk mendukung hal itu, turut diluncurkan 5 truk tangki ukuran 5000 liter untuk mendistribusikan air bersih.

“Tandon portabel ini sebelumnya juga kami tempatkan di wilayah Sumberejo, dan kawasan Ikhwan Hadi untuk menunjang kebutuhan pelanggan yang kemarin mengalami airnya mati. Karena sekarang sudah dilakukan normalisasi, maka kami pindahkan ke tempat lain atau terdampak,” bebernya.

Percepat perbaikan saluran pipa, kebutuhan air bersih pelanggan kembali normal.

Disinggung nilai kerugian yang dialami Perumdam Among Tirto, Kota Batu akibat bencana banjir bandang tersebut. Bedong kembali menjelaskan, pihaknya mengalami kerugian sekitar Rp 60 juta dari bahan matrial yang telah hilang diterjang banjir. Sedangkan untuk pendapatan dipastikan mengalami penurunan, terlebih di wilayah Desa Pendem jaringannya juga putus.

“Ya bisa jadi mencapai ratusan juta nilai pendapatan kami yang hilang. Apalagi di wilayah Pendem kita belum tahu pasti, kapan jaringannya bisa diperbaiki. Kita menunggu situasi dan kondisi bila sudah dinyatakan aman. Sementara kami belum merinci secara pasti nilai kerugian yang dialami. Cuma kalau urusan jaringan kami tafsir mencapai Rp 60 juta-an,” tandas Bedong.

Dari peristiwa ini, pihak Perumdam terus memantau kebutuhan air bersih bagi pelanggan maupun masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih pasca banjir bandang, Kamis kemarin. BUMD milik Pemkot Batu ini, juga telah mensiagakan mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *