Raperda Pesantren Kota Batu Segera Rampung, Masukannya Ponpes Berasaskan Pancasila

  • Whatsapp
Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman menyebut Raperda Ponpes bakal selesai.
banner 468x60

Kota Batu, inspirator.co.id – Raperda Pesantren ditargetkan bakal selesai pekan depan, hal ini sebagai wujud keseriusan Legislatif dan eksekutif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Batu, khususnya bagi pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes) yang selama ini dirasa kurang mendapat perhatian. Dikatakan oleh ketua Pansus Raperda Pesantren Nurochman bahwa pihaknya akan memastikan hal itu.

Nurochman juga menyampaikan bahwa proses Raperda Pesantren telah sampai pada penyelarasan. Selain itu, sebelumnya Raperda Pesantren telah dilakukan uji publik bersama tokoh agama dan pengasuh Ponpes di Kota Batu pada Kamis (17/12).

Muat Lebih

Cak Nur (sapaan akrabnya red.) membeberkan ada beberapa masukan dari pengasuh Ponpes di Kota Batu dari hasil uji publik. Diantaranya adalah pentingnya Ponpes agar berasaskan Pancasila dan juga permintaan agar Ponpes mendapat fasilitas pelatihan entrepreneur atau wirausahawan.

“Dari hasil uji publik kemarin ada beberapa masukan penting untuk penyempurnaan Raperda Pesantren. Pertama, pentingnya Ponpes agar berazazkan Pancasila dengan melihat kondisi negara saat ini. Kedua, agar Ponpes mendapat fasilitas pelatihan entrepreneur atau wirausahawan dari Pemda,” beber Cak Nur pada wartawan, Jumat (18/12).

Pentingnya Ponpes berazazkan Pancasila, lanjut Cak Nur, karena melihat kondisi negara saat ini agar tidak terjadi perpecahan di NKRI. Kemudian untuk fasilitas pelatihan entrepreneur diharap santri tidak hanya ngaji kitab saja, tetapi menjadikan santri sebagai wirausahawan yang sukses dan mandiri secara ekonomi.

“Sesungguhnya Pemda telah melakukan beberapa kebijakan ke Ponpes dan lembaga pendidikan keagamaan di Kota Batu seperti bantuan pendidikan dan fasilitas lainnya. Namun dengan adanya Perda tersebut diharapnya bantuan atau kebijakan yang diberikan oleh Pemda memiliki payung hukum dan lebih maksimal dari sebelumnya,” ungkap Cak Nur politisi PKB yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Kota Batu.

Ia juga menjelaskan lebih jauh, bahwa Raperda Pesantren yang berisi 12 bab dengan 25 pasal itu, pihaknya menargetkan bisa selesai pada tanggal 23 Desember nanti.

“Kami optimis pada tanggal tersebut bisa segera diselesaikan karena pemangku Ponpes merasa puas dengan draf yang mendekati sempurna,” serunya.

Adanya Raperda Pesantren tersebut juga mendapatkan dukungan dari Ketua Pokja Ponpes Kota Batu, Gus Imron Fatoni. Ia menyebutkan, Perda itu bertujuan untuk mendukung upaya Ponpes membangun masyarakat Kota Batu melalui pendidikan keagamaan dan mendidik santri sebagai pengusaha.

“Jika Raperda tentang Ponpes selesai, maka pendidikan keagamaan akan lebih terjamin. Saat ini, Pemkot Batu telah memberikan perhatian seperti insentif untuk guru ngaji,” bebernya.

Selain itu, Gus Imron Fatoni  mengungkapkan bahwa Ponpes merupakan garda terdepan dunia pendidikan keagamaan. Dikatakannya, sejarah mencatat bahwa Ponpes merupakan lembaga pendidikan keagamaan tertua, jauh sebelum Republik Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.

“Perda Pesantren di Kota Batu jangan sampai ditunda-tunda karena sangat dibutuhkan. Ini sebagai dasar dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan di lingkup pendidikan pesantren yang memiliki karakter sangat kuat untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan bermutu melalui pendidikan pondok pesantren,” jelasnya.

Secara umum, dengan adanya Perda tentang Ponpes, nantinya akan ada payung hukum yang jelas. Sehingga kegiatan yang berkaitan dengan pendanaan dari uang rakyat bisa dipertanggungjawabkan. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *