Rombongan Bus Ziarah Wali Songo Asal Jember Terguling Di Tol Cipoko Palimanan, Kesigapan Anggota Yonkes 2/ Divif 2 Kostrad Mampu Selamatkan Para Penumpang

  • Whatsapp
Melihat Bus oleng dan akhirnya terguling, para personel Yonkes 2/ Divif 2 Kostrad dengan sigap memberikan pertolongan, Sabtu (14/12).
banner 468x60

Jawa Barat, inspirator.co.id – Rombongan ziarah wali songo asal Kabupaten Jember mengalami kecelekaan di  Tol Cikopo, Palimanan, Sabtu (14/12). Diketahui Bus Al Ghozali dengan plat nomor AA 1439 ED, terguling saat perjalanan kembali pulang. Kurang lebih 35 peserta rombongan yang berhasil dievakuasi personel Yonkes 2/Divif 2 Kostrad, terdapat korban yang mengalami patah tulang pada tangan sebelah kiri, atas nama Supiarti ( 42 Thn), Warga Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember.

Sebelum terguling, rombongan ziarah wali songo sempat mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, kemudian di tengah perjalanan kembali menuju Kota Jember terjadi kecelakaan di KM 122, Tol Cipoko – Palimanan. Beruntung, kondisi bus yang oleng kemudian terguling tersebut, sempat disaksikan oleh rombongan anggota Yonkes 2/ Divif 2 Kostrad yang saat itu persis berada di belakang bus Al Ghozali.

Muat Lebih

Rombongan yang dipimpin oleh Letda Ckm dr. Andri Markhoni yang menyaksikan langsung kejadian tersebut dari belakang bus, secara spontan memerintahkan driver truck untuk berhenti dan memerintahkan 23 orang personel Yonkes 2/Divif 2 Kostrad untuk segera turun dari truck dan membantu evakuasi korban bus yang terguling.

“ Kurang lebih 35 orang penumpang berhasil dievakuasi dengan cara membongkar paksa lubang ventilasi udara Bus karena posisi bus terguling ke kanan sehingga tidak ada akses lain untuk mengevakuasi korban yang terjebak di dalam Bus. selain mengevakuasi penumpang yang terjebak didalam Bus, kami  juga memberikan pertolongan pertama kepada para korban dan mengatur lalu lintas agar arus tetap lancar, dan tidak menimbulkan kemacetan,” ujar Andri Markhoni pada inspirator.co.id, sabtu (14/12).

Ia juga menambahkan, pada saat pemeriksaan terhadap korban dikedapati adanya korban yang mengalami patah tulang pada tangan sebelah kiri. Seiring hal tersebut, diberikan pertolongan pertama dengan cara memviksasi terhadap tangan kiri korban agar lukanya tidak semakin parah.

“ Setelah memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan, tidak lama kemudian Polisi Jalan Raya dan petugas Tol Jasa Marga tiba di lokasi kecelakaan. Selanjutnya para korban dievakuasi oleh ambulans jasa marga menuju rumah sakit Mitra Plumbon untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” terang Letda Ckm dr. Andri Markhoni.

Sementara, Danyonkes 2/Divif 2 Kostrad Letnan Kolonel Ckm dr. Djeffri Frederik Longdong, Sp. An., M.Kes saat mendapat laporan tersebut, turut mengapresiasi kinerja dan pengabdian para anggota yang saat itu melakukan perjalanan menuju Kota Malang, usai menjalani pendidikan di Pusat Pendidikan Pasukan Khusus Batujajar.

“Saya sangat bangga tehadap kesigapan prajurit Yonkes 2/Divif 2 Kostrad dalam menangani korban kecelakaan di Tol Cipoko – Palimanan ini, harapan saya semoga seluruh prajurit Yonkes 2/Divif 2 Kostrad dapat memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, terus berbuat yang terbaik tulus dan ikhlas untuk masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, Komandan Yonkes 2/ Divif 2 Kostrad Kota Malang ini, juga menghimbau kepada seluruh anggota dimanapun berada harus mengedepankan tindakan kemanusiaan dan harus mampu memberikan pertolongan kepada siapapun yang membutuhkan. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *