Warga Desa Bumiaji Gembira, BPN Kota Batu Serahkan Sertifikat PTSL

  • Whatsapp
Kepala BPN Kota Batu Ir R Haris Suharto MM saat menyerahkan sertifikat PTSL secara simbolis, Rabu (13/10/21).

Kota Batu, inspirator.co.id – Bukti hak kepemilikan tanah kembali didapatkan masyarakat Desa Bumiaji melalui program PTSL (Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). Pada tahapan ke 7 kali ini, sebanyak 350 lembar sertifikat telah diserahkan BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kota Batu kepada pemohon di gedung Satya Wungu, Desa Bumiaji, Kota Batu, Rabu (13/10/21).

Kepala BPN Kota Batu Ir R Haris Suharto MM mengungkapkan, pembagian sertifikat melalui program PTSL tersebut, merupakan penyerahan sertifikat yang tertunda. Dari pengajuan ditahun 2019, penyerahan memang mengalami keterlambatan karena adanya faktor kelengkapan berkas yang belum bisa dipenuhi dari pemohon.

Muat Lebih

“Selain itu, keterlambatan juga dikarenakan karena adanya pandemi Covid-19 sehingga masyarakat maupun Pokmas mengalami hambatan untuk melengkapi berkas- berkas yang dibutuhkan,” terang Haris usai menyerahkan sertifikat secara simbolis pada masyarakat, Rabu (13/10).

Dengan demikian, lanjut Haris, dengan pembagian sertifikat yang ditunggu- tunggu masyarakat sudah kami penuhi. Seiring hal itu, ia berharap agar masyarakat bisa menjaga dengan baik sertifikat yang telah diberikan. Andaikata ada yang butuh permodalan bisa memilih bank yang memiliki kriteria yang terbaik.

“Apabila bapak- Ibu perlu permodalan bisa dijadikan agunan ke bank, seperti hari ini kami telah mengajak bank BPR jatim dan BRI untuk mengikuti acara penyerahan sertifikat. Tinggal masyarakat mau pilih yang mana atau mau jadi nasabah. Intinya untuk persoalan permodalan bisa disitu,” tandasnya.

Penyerahan sertifikat di Desa Bumiaji, Kota Batu.

Ditambahkan Kepala Desa Bumiaji, Edy Suyanto, bahwa ditahun 2019 pihak desa telah mengajukan sebanyak 3800 sertifikat. Namun pada saat ini telah terealisasi sebanyak 2800 lembar sertifikat yang dibagikan secara bertahap, demi mematuhi protokol kesehatan.

“Pada tahap ke 7 kali ini telah dibagikan sebanyak 350 sertifikat dari BPN Kota Batu, bersama Pokmas Desa Bumiaji. Sedangkan sisanya sekira 170 sertifikat akan diserahkan pada tahap berikutnya,” jelas kepala desa yang akrab disapa Edy Jabo, Rabu (13/10).

Ia menjabarkan, dari jumlah pengajuan sebanyak 3800 dan terealisasi 2800 sertifikat dikarenakan dari jumlah tersebut sisanya hanya sebatas melakukan pengukuran saja. Ia pun berharap, supaya masyarakat khususnya Desa Bumiaji bisa memahami tentang ketentuan untuk melengkapi berkas- berkas pengajuan. Disebutnya, masyarakat harus faham berkas yang dibutuhkan, dan mereka juga harus mengerti tentang batasan tugas dari Pokmas.

“Kebanyakan masyarakat kurang memahami, semisal tentang tanah hibah disitu harus ada surat pernyataan dari masing- masing pihak pemohon. Disini seharusnya sudah menjadi tanggung jawab dari pemohon, akan tetapi praktek dilapangan banyak pemohon yang menyerahkan tugas tersebut pada Pokmas. Nah ini yang juga menjadi salah satu kendala keterlambatan untuk perlengkapan berkas,” beber Edy Jabo.

Meski demikian, ia juga berharap bagi masyarakat yang sudah mendapatkan sertifikat, untuk bisa menjaga dengan baik dan tidak gampang meminjamkan kepada orang lain, agar tidak terjadi persoalan dikemudian hari. Kalau mau dijadikan agunan harus bisa mengukur.

“Kalau mau dijadikan agunan pada bank, harus bisa mengukur kemampuan besar kecilnya pinjaman, supaya bisa melakukan angsuran dengan tepat dan tertib. Jangan sampai terjadi kredit macet dan timbul persoalan,” tuturnya.

Sementara, salah satu warga Bumiaji penerima sertifikat program PTSL, Artiah mengaku merasa senang sudah mendapatkan sertifikat. Ia menjabarkan, pengajuan dilakukan sejak tahun 2019, dan rencananya sertifikat tersebut akan dijadikan angunan kepada bank sebesar Rp 10 Juta.

“Ya sangat senang mas, nanti saya mau rembukan sama bapak’e untuk pinjam bank sebesar Rp 10 juta,” ujar Artiah dengan raut wajah gembira. (im)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *